Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional | Lengkap (Pengertian, Tujuan, Bentuk, dan Faktor Penyebab)

Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional, setiap negara tentunya memiliki ciri khas/kelebihan, kekurangan maupun keterbatasan sumberdaya manusia dan alam. Contohnya seperti Negara Jepang, mereka mampu membuat barang-barang industri dengan teknologinya yang canggih, namun Jepang tidak mempunyai tambang minyak.

Berbeda dengan Negara Saudi Arabia, negara ini sangat kaya akan akan minyak buminya, tetapi miskin dalam hal bahan makanan dan hasil industri. Termasuk juga Negara kita Indonesia, kita memiliki tambang minyak dan sumber daya alam lainnya, akan tetapi sampai sekarang belum juga memiliki teknologi-teknologi canggih untuk mengolahnya.

Maka dari itu diperlukan kerja sama antar negara/ lebih familiar dengan sebutan Kerjasama Ekonomi Internasional.

Pada setiap penduduk di masing-masing negara pasti memerlukan kebutuhan yang bermacam-macam, untuk memenuhi segala kebutuhan, maka suatu negara perlu menjalin kerjasama dengan negara lain.

Hal ini berlaku juga untuk negara-negara modern sekalipun, walaupun mereka sudah memiliki sumber daya alam yang melimpah, mereka tidak akan sanggup mencukupi bermacam kebutuhan dari penduduknya tanpa mengadakan hubungan kerjasama dengan negara lain.

Pengertian Kerjasama Ekonomi Internasional

PENGERTIAN KERJASAMA INTERNASIONAL
fashionisartby.wordpress.com

Apa itu kerjasama ekonomi internasional…???

Kerjasama ekonomi internasional adalah kerjasama yang terjadi antara satu negara dengan satu/lebih negara lain sekaligus. Kerjasama ini ditujukan untuk dapat memberikan keuntungan dari masing-masing negara dalam aspek perekonomian.

Ketika suatu negara menjalin hubungan kerjasama dengan negara lain, tentunya kedua belah pihak menginginkan keuntungan, entak dari sektor yang mana, yang jelas mereka menginginkan keuntungan.

Seperti contoh kerjasama antara negara maju dan berkembang. Negara berkembang menginginkan peralatan, teknologi dan modal dari negara maju, sedangkan negara maju menginginkan bahan baku produksinya dari negara berkembang. Jadi, entah dari pihak satu atau dua mereka menginginkan keuntungan masing-masing.

Tujuan Kerjasama Ekonomi Internasional

Tujuan kerjasama ekonomi internasional…..???

Sudah pasti tujuan diadakannya kerjasama adalah guna memperoleh keuntungan dari masing-masing negara, namun tidak hanya itu, masih ada beberapa tujuan lain diadakannya kerjasama antar negara ini, diantaranya :

a) Menumbuhkan Rasa Persahabatan

Ketika kita melakukan hubungan/kerjasama ekonomi internasional, maka sedikit demi sedikit namun pasti, sebuah rasa persahabatan akan tumbuh diantara para negara. Karena masing-masing negara telah sadar akan rasa saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya.

b) Meningkatkan Produktivitas dalam Negeri

Dengan melakukan hubungan kerjasama dengan negara-negara lain kita dapat menyokong kebutuhan bahan produksi yang belum kita miliki, dengan cara : sember produksi yang belum kita miliki bisa diimpor dari negara lain. Dengan demikian, perkembangan produksi didalam negeri menjadi meningkat.

C.) Mencukupi Kebutuhan dalam Negeri

Dari sekian banyak negara dengan kelebihannya masing-masing, tetap tidaklah mungkin dapat mencukupi segala kebutuhan penduduknya, maka dari itu diadakannya impor dan ekspor, dengan ini kekurangan kebutuhan antar negara dapat dipenuhi.

Bentuk Kerjasama Ekonomi Internasional

dampak kerjasama internasional
dominicasean.blogspot.com

Sebelum saya membahas manfaat kerjasama ekonomi internasional, saya akan menjelaskan bentuk-bentuk dari kerjasama ekonomi internasional.

Kurang lebih terdapat 5 macam kerjasama ekonomi internasional, seperti berikut :

1. Kerjasama Ekonomi Multilateral

Apa itu Kerjasama Ekonomi Multilateral…???

Yaitu kerjasama yang dilakukan antara dua negara atau lebih yang tidak dibatasi oleh wilayah tertentu, atau dengan bersifat internasional. Seperti contohnya : ILO (International Labour Organization).

2. Kerjasama Ekonomi Regional

Adalah kerjasama yang dilakukan oleh negara yang terletak di suatu kawasan tertentu, seperti lembaga (APEC, AFTA, dan ASEAN)

3. Kerjasama Antarregional

merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan antara dua atau lebih lembaga-lembaga ekonomi regional. Contoh (ASEAN dan Uni Eropa)

4. Kerjasama Ekonomi Berdasarkan Tujuan dan Lapangan Usaha

Kerjasama ini tidak terbataskan oleh suatu wilayah serta internasional saja, namun sebuah kerjasama yang dibentuk dengan dasar tujuan dan lapangan usaha, seperti (OECD dan OPEC)

5. Kerjasama Ekonomi Bilateral

Mungkin untuk yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi telinga kita, karena banyak orang yang sering menyebut-nyebut nama ini, tapi apakah makna sebenarnya dari kerjasama ekonomi yang satu ini…???

Maknanya adalah kerjasama ekonomi yang terjalin hanya dengan dua negara, seperti Negara Indonesia dengan Negara Jepang.

Bentuk kerjasama ini lebih sering dilakukan seperti pertukaran kedutaan besar dan kunjungan antar negara. Sebagai contoh, ketika Indonesia bekerjasama dengan Korea selatan, kemudian mereka membentuk lembaga yang dikenal dengan sebutan Joint Task Force on Economic Cooperation (JTF-EC)

Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional

Sekarang tibalah saatnya menuju pokok pembahasan yang kita tunggu-tunggu, yaitu manfaat kerjasama ekonomi internasional, Dan ini sekaligus menjadi salah satu dampak dari perkembangan globalisasi.

Baca Juga (Pengertian Globalisasi Lengkap | menurut 25 ahli, ciri-ciri, dan faktor penyebab)

Untuk lebih jelasnya kita simak yang berikut ini :

A. Menurunkan Angka Kejahatan

B. Meningkatkan Investasi

C. Memperkuat Posisi Perdagangan

D. Menambah Devisa Negara

E. Menyelesaikan Masalah Politik dan Keamanan

F. Mewujudkan Beberapa Organisasi

G. Meningkatkan Keuangan Negara

H. Meningkatkan Daya Saing Ekonomi

I. Mempertahankan Keamanan

J. Menciptakan Koordinasi yang Terarah

K. Meningkatkan Perdamaian Internasional

L. Mempertahankan Kemerdekaan Negara

M. Tercapainya Tujuan Pembangunan Sosial Ekonomi

N. Mengatasi Penyelundupan Manusia

O. Memperluas Jaringan dan Pemanfaatan

P. Berfungsi Sebagai Perdamaian Internasional

Q. Meningkatkan Keuangan Negara

R. Manfaat dalam Bidang Ideologi

S. Meningkatkan Daya Saing Ekonomi

T. Negara Dapat Mengimpor dan Mengekspor Barang dengan Leluasa

U. Membuka Lapangan Kerja

V. Kemudahan Dalam Mendapatkan Bahan Baku

W. Meningkatnya Harga Pokok Unit Produksi

X. Memiliki Peluang Untuk Menimba Ilmu dengan Negara-Negara Maju

Y. Timbulnya Rasa Saling Menghormati Walaupun Berbeda Negara

Z. Saling Melengkapi ( namun tetap berpedoman pada kepribadian bangasa masing-masing)

Faktor Penyebab Kerjasama Ekonomi Internasional

Setelah kita membahas tentang manfaat kerjasama ekonomi internasional rasanya kurang lengkap jika tidak disertakan faktor penyebabnya. Nah maka dari itu berikut saya akan cantumkan beberapa faktor penyebabnya :

1. Perbedaan Ideologi

Ketika suatu negara memiliki ideologi yang berbeda maka mereka dapat memicu adanya konflik, kemudian untuk meredakan konflik tersebut perlu diadakan suatu kerjasama, sehingga akan memperkecil terjadinya konflik antar negara.

2. Perbedaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Dari masing-masing negara pasti tidaklah sama dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologinya, contoh seperti Negara Amerika, Jepang, dan Jerman yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dibanding negara-negara berkembang.

3. Perbedaan Sumber Daya Alam

Perbedaan sumber daya alam antar negara merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kerjasama internasional. Ada beberapa negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun juga ada negara yang memiliki sedikit sumber daya alamnya.

4. Perbedaan Iklim dan Tanah

Dengan perbedaan iklim dan tanah, maka akan berpengaruh juga dalam pertumbuhan tanaman di atasnya, nah itulah yang membuat masing-masing negara memiliki ciri khas tertentu.

Contoh Kerjasama Internasional

Tentunya dalam kerjasama internasional tidak hanya dalam bidang ekonomi saja, melainkan masih banyak hal, sesuai dengan fungsi dan kegunaan masing-masing, seperti contoh berikut :

  1. APEC (Asia Pasifik Economis Corporation)
  2. CENTO (Central Treaty Organization atau Pakta Baghdad)
  3. MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa)
  4. WHO (World Health Organization)
  5. Pakta Warsawa : adalah pakta militer yang dibentuk oleh Uni Soviet untuk membendung pengaruh Amerika di Eropa Timur.
  6. ILO (International Labour Organization)
  7. UNICEF (United Nations Children and Education Fund)
  8. SEATO (South East Asia Treaty Organization)
  9. NATO (North Atlantic Treaty Organization)
  10. ANZUS (Australia, New Zealand, and United States)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *