Berbagai Tipe Kontruksi Rumah Adat Indonesia

Kontruksi Rumah Adat Indonesia – Negara kita dikenal dengan negara yang memiliki keragaman budaya. Tak hanya keragaman kesenian daerah, namun keragaman budaya lainnya juga terlihat pada rumah adat. Rumah adat tersebut dibangun dengan oleh masyarakat zaman dahulu.

Peninggalan nenek moyang ini hingga kini masih dilestarikan di setiap wilayah. Bahkan banyak bangunan rumah baru yang mengusung konsep rumah adat dari suatu daerah. Setiap pulau dan provinsi di Indonesia memiliki rumah adat yang berbeda-beda.

Salah satu hal yang membedakan rumah adat dari satu daerah dengan daerah lain adalah konstruksi bangunannya. Apa itu konstruksi? Nah, pada artikel kali ini kami akan mengurangikan pembahasan tentang pengertian konstruksi dan ciri-ciri konstruksi arsitek pada rumah adat tradisional. Untuk lebih jelasnya, simak uraian di bawah ini.

Sekilas Tentang Pengertian Konstruksi

Kontruksi Rumah Adat Indonesia. Konstruksi merupakan kegiatan yang menghasilkan kontruksi atau bangunan, baik untuk tempat tinggal maupun keperluan yang lainnya. Misalnya: bangunan gedung, jalan, rel, terowongan, landasan pesawat terbang, bangunan pembangkit listrik, hingga rumah adat.

Baca selengkapnya mengenai kontruksi bangunan rumah & gedung di website damainesia. Disana dijelaskan lebih rinci dan detail mengenai desain, cara, harga dan contohnya.

Kontruksi berkaitan dengan arsitektur bangunan yang membuat rumah adat memiliki perbedaan dari rumah pada umumnya. Walaupun setiap daerah memiliki konstruksi yang berbeda-beda, akan tetapi sebenarnya rumah adat di Indonesia mempunyai kemiripan satu sama lain. Berikut ini beberapa ciri-ciri rumah adat yang ada di Indonesia.

Ciri Konstruksi Arsitek Rumah Adat Indonesia

Kontruksi Rumah Adat Indonesia

Secara umum ada 3 macam gaya rumah adat tradisional yang ada di Indonesia, yaitu:

  • Pondasi Tiang Kayu

Rata-rata rumah adat zaman dahulu dibuat dengan bahan utama yang dominan adalah kayu. Bahkan pondasi tiang bangunan pada rumah adat banyak terbuat dari kayu. Sebagai contoh, rumah adat yang berada di Kalimantan berupa rumah panggung, dimana pondasi rumah berupa kayu.

Desain rumah panggung ini dibuat untuk menghindari air masuk ke dalam rumah ketika terjadi banjir di musin hujan. Rumah adat berpondasi kayu tersebut memang sudan tidak banyak. Namun, konsep rumah panggung di era modern masih terus diusun, misalnya dalam pembuatan Gazebo.

  • Memiliki Atap Memanjang

Jika diperhatikan banyak rumah adat yang memiliki bentuk atap memanjang. Sebagai contoh atap pada rumah adat di Jawa seperti Limasan dan Joglo. Walaupun tidak semua rumah adat memiliki bentuk atap memanjang, contohnya seperti rumah adat di Papua yang cenderung bulat seperti jamur.

  • Material Bangunan dari Alam

Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, salah satunya bahan pembuatan tempat tinggal. Rumah adat zaman dulu yang dibangun oleh nenek moyang, menggunakan bahan utama yang terdapat di alam. Mulai dari menggunakan kayu, bambu, ijuk, dan dedaunan. Sebagai contoh rumah atap Papua yang menggunakan jerami sebagai atap dan kayu sebagai dinding.

Contoh Rumah Adat Indonesia dan Kontruksinya

Seperti yang dituliskan di atas, meskipun memiliki beberapa kemiripan dalam konstruksi rumah adat, akan tetap setiap daerah memiliki rumah adat dengan ciri khasnya masing-masing. Untuk lebih memahaminya, berikut ini ada beberapa contoh bangunan rumah adat yang ada di Indonesia beserta konstruksi rumah adat indoensia.

Krong Bade (Aceh)

krong bade aceh

Krong Bade merupakan rumah adat yang berasal dari Naggroe Aceh Darussalam. Salah satu ciri khas rumah adat Aceh ini adalah adanya tangga di depan rumah sebagai tangga masuk ke dalam. Uniknya, jumlah anak tangga tersebut adalah ganjil. Rumah adat ini berbentuk persegi panjang dengan atap menggunakan Daun Rumbia, dan lantainya terbuat dari Bambu. Sementara di dinding rumah banyak terdapat lukisan dari kayu.

Rumah Gadang (Sumatera Barat)

rumah gadang sumatera barat

Sumatera Barat memiliki rumah adat bernama Gadang atau Godang atau Begonjong. Rumah adat ini cukup populer dengan ciri khas atap menyerupai tanduk kerbau. Atap rumah Gadang umumnya dibuat dari ijuk yang telah dianyam dan ditata sedemikian rupa. Tak hanya sebagai temat tinggal biasaya, rumah ini juga kerap dijadikan sebagai rumah untuk melaksanakan upacara adat dan merawat keluarga yang sakit.

Rumah Melayu Selaso (Riau)

Rumah Melayu Selaso (Riau)

Rumah Selaso merupakan rumah adat dari daerah Riau. Salah satu ciri khas dari rumah ini adalah adanya kolong di bagian bawah bangunan. Bisa dikatakan bahwa Melayu Selaso adalah rumah adat panggung. Untuk tiang bangunan Selaso menggunakan tiang berbentuk persegi panjang.

Rumah Limas (SumSel)

Rumah-Limas-Sumatera-Selatan

Rumah adat di Sumatera Selatan disebut dengan Limas. Nama ini merupakan penggambaran dari atap rumah yang berbentuk Limas. Sementara, untuk lantai rumah Limas berbentuk tingkatan-tingkatan. Namun, rumah Limas bukanlah rumah yang berfungsi sebagai tempat tinggal. Melainkan digunakan sebagai rumah adat untuk melakukan pertemuan dan berkumpul dengan masyarakat.

Rumah Rakit (Palembang)

rumah rakit palembang

Selanjutnya, di Provinsi Palembang terdapat rumah adat yang cukup populer yaitu Rumah Rakit. Rumah Rakit dibangun di atas permukaan sungai. Sehingga rumah adat ini mengapung di atas air. Walaupun di bangun di atas air, Rumah Rakit tetap aman ditempati karena diikat dengan tali yang sangat kuat.

Bubungan Lima (Bengkulu)

Bubungan Lima

Selanjutnya yaitu Rumah Bubungan Lima, rumah adat yang berada di Bengkulu. Rumah adat ini memiliki model seperti rumah panggung dengan bahan baku rumah terbuat dari Kayu Medang Kemuning. Kayu tersebut memiliki karakteristik yang kuat dan tidak mudah rusak.

Rumah Joglo (Jawa)

Rumah Adat Jawa Indonesia

Joglo adalah rumah adat provinsi Jawa yang terkenal di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rumah Joglo memiliki struktur ruangan yang cukup kompleks yang terdiri dari beberapa ruang, seperti Pendopo, Pringgitan, Omah, Dalem, dan Senthong. Rumah Joglo umumnya dibuat dengan bahan kayu berkualitas, seperti kayu jati yang memiliki daya tahan lama.

Rumah Gapura Candi Bentar (Bali)

kontruksi bangunan rumah adat indonesia

Rumah adat di Bali ini berbentuk menyerupai Pura (tempat ibadah agama Hindu). Uniknya, disetiap rumah adat Gapura Candi Bentar memiliki gapura yang berada di depan rumah. Biasanya Gapura Candi Bentar digunakan sebagai tempat melakukan upacara adat atau melaksanakan kebudayaan lingkungan sekitar. Kontruksi Rumah Adat Indonesia

sumber referensi : rumah adat Indonesia dari website damainesia.

***

Itulah penjelasan singkat tentang pengertian konstruksi, ciri-cirinya, hingga beberapa contoh rumah adat yang ada di Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi jenis rumah adat dengan berbagai keunikannya masing-masing. Rumah adat merupakan salah satu peninggalan nenek moyang yang patut dilestarikan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *