Contoh Globalisasi | PalingLengkap (Pengertian, Ciri, Faktor, dan Dampak)

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, selamat pagi sahabat sukses kembali kita bercengkrama dalam sebuah wadah untuk berbagi informasi, dimana lagi kalau bukan di ndika.net, disini kalian dapat menggali segala informasi-informasi yang insyaallah bermanfaat bagi kehidupan kita. Kali ini saya akan membahas sebuah istilah yang tidak asing lagi terdengar, yaitu : pengertian globalisasi.

Sebagaimana yang kita tau, sebuah zaman globalisasi selalu ditandai dengan berbagai kemajuan, entah dalam bidang teknologi, transportasi, komunikasi serta informasi yang berkembang begitu pesat, layaknya sebuah pesawat Jet tempur.

Dalam perkembangan teknologi informasi ini membuat setiap kejadian yang berada di tempat amat jauh, bahkan antar benua-pun dapat mampu diketahuinya pada saat itu juga, sehingga kita merasa bahwa dunia ini bagaikan sebuah desa kecil, yang apabila terdapat suatu kejadian dapat kita ketahui dengan waktu yang sangat singkat.

Sebuah istilah yang memiliki hubungan, keterkaitan, peningkatan, ketergantungan antar manusia di seluruh dunia, baik dalam bidang investasi, perdagangan, perjalanan, budaya, serta bentuk-bentuk interaksi lainnya hingga batas suatu negara hampir tidak ada, itulah istilah Globalisasi.

Karakteristik dari globalisasi-pun juga banyak memiliki kesamaan terhadap internasionalisasi, ini membuat istilah dari keduanya sering dipertukarkan.

Apa sih Globalisasi…?

Mungkin kalimat tanya yang satu ini hanya ada di zaman kita masih kecil, benar begitu bukan, faktanya anak-anak kecil yang hidup pada masa sekarang hal yang sering disebut sebagai “Globalisasi” sudah menjadi makanan mereka di kesehariannya.

Itu bagus…

Mereka dapat mengetahui seluruh perkembangan yang ada pada dunia ini, namun tidak sedikit pula mereka (anak kecil) yang terkena dampak negatif dari globalisasi ini.

Sebagai contoh : Ketika ada anak kecil yang diajak oleh temannya untuk pergi bermain, dia tidak mau. Karena dia lebih mementingkan dunianya sehingga melupakan orang-orang disekitarnya. Itulah contoh kecil dari dampak globalisasi.

Untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama penjelasan dari globalisasi.

Pengertian Globalisasi

pengertian globalisasi
ndika.net

Kita akan mulai membahas dari kata Globalisasi, dalam kata “Globalisasi” berasal dari bahasa inggris “Globalization” dimana global memiliki makna universal dan “lization” yang bermakna “proses”. Jadi, dalam arti bahasa adalah = sebuah proses pelebaran pada elemen yang baru baik gaya hidup, teknologi, pemikiran, ataupun informasi, jadi batasan-batasan antar dunia hampir tidak terlihat.

Globalisasi adalah hilangnya batasan-batasan dunia akibat dari berkembang pesatnya ilmu teknologi, komunikasi, dan informasi.

Dapat juga diartikan sebagai proses dimana di dalam kehidupan sehari-hari, ide dan informasi menjadi sebuah tolak ukur standar di dunia. Proses ini merupakan imbas dari berkembang pesatnya teknologi, informasi dan komunikasi serta aktivitas ekonomi yang sudah memasuki kawasan pasar dunia.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Golongan Pertama

  1. Selo Soemardjan : globalisasi merupakan sebuah proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat diseluruh dunia, dengan tujuan untuk mengikuti kaidah dan sistem tertentu yang sama. Contoh : terbentuknya PBB, OKI.
  2. Achmad Suparman : globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dari masing-masing individu di dunia ini tanpa ada batasan wilayah.
  3. Laurence E. Rothenberg : globalisasi ialah percepatan intensifikasi, interaksi, dan integrasi antara orang-orang, perusahaan, dan pemerintah dari bermacam negara.
  4. Scholte : globalisasi berarti sebagai meningkatnya hubungan internasional, di dalam hal ini setiap negara tetap mempertahankan identitasnya. Namun menjadi semakin memiliki rasa ketergantungan antara satu dengan yang lainnya.
  5. Scholte : globalisasi diartikan menjadi turunnya batasan-batasan antar negara, contoh hambatan impor ekspor, lalu lintas devisa, atau migrasi.
  6. Leones Briones. Demokrasi bukan hanya tentang bisnis, ekonomi, tetapi juga mencakup globalisasi institusi demokrasi, pembangunan sosial, hak asasi manusia, dan gerakan perempuan.
  7. Steger. Kondisi sosial yang ditandai adanya interkoneksi ekonomi, politik, budaya, lingkungan global dan arus yang membuat batasan-batasan antar negara seakan lenyap.
  8. Scholte. Globalisasi juga digambarkan sebagai tersebarnya hal material dan imaterial ke seluruh dunia, dan pengalaman di satu lokalitas bisa menjadi pengalaman seluruh dunia.
  9. Anthony Giddens (1989), proses peningkatan ketergantungan masyarakat dunia, ditandai oleh kesenjangan tingkat kehidupan antara masyarakat industri dan masyarakat dunia.
  10. Beerkens, keterkaitan seluruh dunia antara negara-bangsa menjadi dilengkapi dengan globalisasi sebagai proses, dimana pengaturan sosial dasar seperti (kekuasaan, budaya, pasar politik, hak, nilai, norma, ideologi, identitas, kewarganegaraan, solidaritas). menjadi berbeda dari spasial mereka terutama negara-bangsa, karena, massification percepatan, difusi flexibilisation, dan perluasan arus transmisional orang, produk, gambar dan informasi keuangan.

Golongan Kedua

  1. Tom G Palmer, globalisasi “penyusutan atau penghapusan negara diberlakukan pembatasan pertukaran lintas batas dan sistem global yang semakin terintegrasi dan kompleks produksi serta pertukaran yang telah muncul sebagai akibat.
  2. Emanuel Ritcher, jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam sikap saling ketergantungan dan persatuan dunia.
  3. Lucian W Pye, globalisasi = sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (hingga terbentuk budaya dunia atau wordculture).
  4. Takis Fotopoulos, globalisasi ekonomi ” sebagai permukaan dan deregulasi pasar komoditas, modal dan tenaga kerja yang menyebabkan globalisasi neoliberal. Globalisasi politik “munculnya elit transnasional dan keluarnya pertahanan dari negara-bangasa. Globalisasi budaya ” homogenisasi budaya di seluruh dunia.
  5. Joseph Stiglitz. Globalisasi adalah integrasi lebih dekat dari negara dan penduduk dunia, dibawa oleh pengurangan besar biaya transportasi dan komunikasi, serta ditembusnya rintangan buatan untuk arus barang, jasa, modal, pengetahuan, dan orang di seluruh perbatasan.
  6. Thomas L Friedman, globalisasi mempunyai dimensi ideologi dan teknologi, dimensi teknologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi teknologi adalah teknologi informasi yang telah menyatukan dunia.

Golongan Ketiga

  1. Merriam Webster Dictionary, perkembangan ekonomi global yang semakin terintegrasi, ditandai oleh perdagangan bebas, arus modal yang bebas, dan menekan lebih murah pasar tenaga kerja asing.
  2. Dr Nayef R.F Al-Rodhan, globalisasi merupakan proses yang meliputi penyebab, kasus, dan konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.
  3. Malcom Waters, suatu proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial menjadi kurang penting.
  4. Anthony Giddens, globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial seluruh dunia yang menghubungkan daerah yang jauh kedalam sedemikian rupa, sehingga kejadian lokal dibentuk oleh peristiwa yang terjadi bermil-mil jauhnya, dan begitu pula sebaliknya.
  5. Peter Drucker, globalisasi merupakan zaman transformasi sosial.
  6. Wikipedia Ensiklopedia, globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia diseluruh dunia. Melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, serta bentuk interaksi yang lain, hingga batasan antar negara menjadi sempit.
  7. Albrow, Globalisasi memacu pada semua proses, dimana masyarakat di belahan dunia dimasukkan kedalam sebuah masyarakat tunggal dunia (masyarakat global).
  8. Princenton N Lyman, globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat pesat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.
  9. A.G. Mc Grew, globalisasi merupakan proses dimana berbagai peristiwa keputusan, dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain.

Itulah beberapa pakar ilmuwan  yang mendefinisikan “globalisasi”, nah dari sini gita mulai faham akan makna sebenarnya globalisasi itu sangatlah luas.

Fitur

ciri-ciri globalisasi
ndika.net

Pada akhir zaman ini dunia justru mengalami perubahan yang amat cepat, sehingga batasan-batasan yang ada hampir tidak nampak lagi, hal demikian disebabkan oleh industrialisasi yang berkembang dengan sangat pesat. Namun pada sudut pandang lain juga disebabkan karena derasnya informasi yang dikontribusi secara besar-besaran berkat kemajuan teknologi informasi.

Hal ini seketika berdampak pada berbagai bidang kehidupan, mulai dari masalah ekonomi, sosial, politik, kebudayaan, hingga dapat menciptakan budaya koloni baru (neokolonialisme) dengan konsep negara-bangsa menjadi bertekuk lutut pada kekuatan, contoh kapitalisme pasar.

Sekarang kita memasuki ciri-ciri umum globalisasi, untuk lebih jelasnya silahkan simak berikut ini :

  1. Meningkatnya interaksi kultural melalui perkembangan media massa terutama pada televisi, film, musik, dan transmisi berita serta olahraga internasional. Untuk saat ini kita dapat tau akan beragam informasi seperti budaya barat, busana, makanan, literatur dan masih banyak lagi.
  2. Saling bergantung pada produksi ekonomi dan pasar di setiap negara sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, serta peningkatan pengaruh multinasional dan dominasi organisasi seperti WTO (World Trade Organization.
  3. Perubahan dalam konsep ruang waktu, barang semakin berkembang seperti telepon genggam, laptop, televisi, dan internet, ditambah melalui gerakan masa seperti turisme yang menambah rasa dari budaya yang berbeda. Itulah bukti betapa cepatnya perkembangan komunikasi globalisasi.
  4. Keluar dan masuknya kapal-kapal asing yang mengangkut barang, menunjukan keterkaitan antar manusia di seluruh dunia.
  5. Meningkatnya masalah bersama, contoh di bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional, dan masih banyak lagi.
  6. Munculnya sistem transportasi maju sebagai wujud dari percepatan interaksi maupun komunikasi mendunia. Semakin banyak pula ilmuan yang ingin mengembangkan temuan-temuannya, terutama dalam bidang transportasi. Mereka membuat inovasi baru terhadap sentuhan karya seninya.
  7.  Banyak orang yang mulai berpikir lebih maju, semula yang berfikir dari jangkauan kecil seperti antar kota, antar daerah, antar wilayah, antar provinsi hingga mencapai antar benua.
  8. Berdirinya bangunan-bangunan yang mencakar langit, ini juga imbas dari perkembangan pola pikir, teknologi dalam bidang Pembangunan.

Ciri-Ciri Globalisasi Menurut Syukur Kholil

Syukur Kholil telah menyatakan bahwa dalam masyarakat globalisasi memiliki beberapa ciri, yaitu : pertama = tingginya peradaban manusia, kedua = masyarakat mengetahui informasi global, ketiga = lajunya transformasi sosial, empat = terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat.

Fitur Globalisasi Menurut Kennedy dan Chen

Dalam menyebutkan ciri-ciri globalisasi mereka menerangkan bahwa transformasi telah membawa kita pada era globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru akan dunia itu adalah satu.

Giddens menegaskan bahwa banyak dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita ikut serta dalam perubahan dunia tanpa ada kendali.

Faktor Penyebab Globalisasi

faktor penyebab globalisasi
pixabay.com

Segala sesuatu yang terjadi tentunya memiliki penyebab tersendiri, begitu pula dengan globalisasi. Ada beberapa faktor penyebab terjadinya globalisasi :

Yang Pertama Adalah Perkembangan Teknologi, Informasi, Komunikasi dan Transportasi

Teknologi informasi dan transportasi sangat menunjang percepatan proses globalisasi dunia, teknologi yang semakin maju membuat kegiatan transaksi jual-beli antar negara menjadi lebih mudah.

Sebagai contoh Bisnis Online, dimana disini kita tinggal klik-klik-dan klik di dalam smart phone kita tanpa harus beranjak dari tempat duduk, padahal barang yang kita pesan merupakan barang yang kita datangkan langsung dari luar negeri (impor), dan pembayarannya pun cukup dengan mentransfer tanpa harus bertemu dengan penjual barang secara langsung.

Yang Kedua Adalah Kerjasama Ekonomi Internasional

Kerjasama ekonomi antar luar negara merupakan faktor penyebab meroketnya proses globalisasi, kemudahan untuk membuat kesepakatan perdagangan internasional mengakibatkan proses globalisasi terjadi secara terus-menerus tanpa henti.

Contohnya seperti penanaman saham antar negara, dan kegiatan impor daging yang dilakukan antara Indonesia dan Australia, serta beras dari Thailand.

Yang Ketiga Adalah Kemudahan Dalam Pengiriman Barang dan Jasa

Masyarakat antar negara saling melakukan pengiriman barang dan jasa, kemudian dalam pengiriman barang tersebut membuat banyak produk asing mulai bermunculan di negeri ini, dan itu-pun juga diadaptasi oleh masyarakat kita.

Contoh seperti produk minuman Ponory Swet (asal Jepang), fashion dari Korea, serta smart phone (dari China) yang kita genggam setiap saat itu juga termasuk dari imbas globalisasi.

Yang Keempat Adalah Konflik Antar Negara Semakin Berkurang

Berkurangnya konflik antar negara dipicu dari semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hubungan internasional. Nah ketika antar negara melakukan hubungan internasional maka terjadilah globalisasi.

Kelima Mengurangi Sumber Daya Alam

Ada beberapa sumber daya alam pasti akan mengalami pengurangan pada setiap tahunnya, seperti (minyak dan logam mulia) nah hal ini menjadi alasan untuk memanfaatkan situasi tersebut, dengan cara membuat beberapa negara berinvestasi di negara lain untuk menyerap sumber daya yang ada di negara tersebut.

Sebagai contoh, kita ambil dari bagian timur Indonesia yaitu tembang emas freeport di papua, yang hingga saat ini masih terus dan terus dinikmati oleh negara lain.

Yang Keenam Adalah Kemudahan Transportasi

Faktor yang keenam sama halnya dengan yang sempat saya singgung pada paragraf diatas, yaitu karena adanya sistem pengiriman barang yang sangat maju, kemudian membuat masyarakat mudah sekali untuk mengirim barang, meski jaraknya terpisah sangat jauh.

Ketujuh Adalah Ekonomi Terbuka

Keterbukaan dalam hal perekonomian menjadi salah satu sebab percepatan globalisasi, sehingga membuat perdagangan global diterima dengan terbuka, yang berimbas pada pertukaran produk-produk asing dari satu negara ke negara yang lain.

Dari bermacam produk yang masuk, tentunya juga membawa budaya dan unsur dari negara lain yang mempengaruhi budaya di dalam negara sendiri.

Pada intinya seluruh penyebab terjadinya zaman globalisasi adalah karena kegiatan ekonomi antar negara yang semakin terbuka, sehingga mempermudah negara-negara di belahan dunia saling berinteraksi, menjalin kerjasama dalam berbagai bidang. dan akibatnya masuklah budaya-budaya baru, pengetahuan baru, hal-hal baru dari bangsa lain ke bangsa kita.

Maka dari itu untuk menghindari dampak negatif dari masuknya budaya-budaya baru, kita dituntut untuk senantiasa mempelajari, dan melestarikan budaya bangsa kita sendiri.

Dampak Globalisasi

dampak globalisasi
ndika.net

Ketika kita telah merasakan kedahsyatan dari globalisasi, tentunya semua yang masuk tentunya terdapat efek samping tersendiri, entah itu dalam bentuk hal positif maupun negatif. Berikut ini saya akan mencantumkan beberapa dampak dari globalisasi.

Dampak Positif

  1. Semakin bermekaran bangunan-bangunan baru dengan model yang lebih bagus, yang dahulunya keadaan tempat tinggal ataupun pemukiman seperti rumah susun dan yang lainnya terlihat sangat sederhana, dengan adanya proses globalisasi menjadi sebuah pemukiman yang lebih layak dan lebih nyaman untuk ditinggali.
  2. Dalam komunikasi menjadi semakin lebih cepat dan mudah. Kemunculan alat-alat yang canggih seperti HP yang bentuknya mungkin cukup kecil dan sederhana, namun dalam segi manfaat dapat dibilang sangat membantu dalam banyak hal. Contohnya ketika kita ingin memberikan suatu informasi (entah itu dalam bentuk suara, video, pesan tertulis, maupun gambar) kepada seseorang tidak harus bertemu dengannya secara bertatap muka, melainkan kita cukup menekan tombol atau layar pada alat komunikasi kita (HP).
  3. Meningkatnya perekonomian, yakni lebih efektif, produktif, seta lebih efisien, dan banyaknya inovasi-inovasi baru yang lebih baik dan canggih sehingga berimbas pada peningkatan jumlah produksi, efisiensi waktu, dan masih banyak lagi.

Dampak Lainnya :

  1. Wisatawan asing semakin marak, semakin berkembang teknologi membuat segala informasi tentang destinasi wisata menyebar luas dengan cepat, sehingga membuat tempat-tempat wisata yang awalnya sepi dan sulit untuk dijangkau menjadi tempat yang ramai dan mudah untuk ditemukan.
  2. Terjadi peningkatan gaya hidup manusia, adanya keinginan menyetarakan derajat (gengsi) antara satu sama lain. Sehingga muncullah gaya hidup standar yang tinggi, dengan cara menimbulkan semangat untuk lebih bekerja keras dari sebelumnya.
  3. Mudahnya informasi tentang ilmu pengetahuan untuk didapat. Kemajuan alat teknologi yang canggih membuat adanya internet. Dari satu nama ini kita dapat menggali berbagai macam informasi yang ada didalamnya tanpa harus beranjak dari singgasana kita, karena semua tinggal klik dan klik.
  4.  Terpacunya kesadaran pada kualitas individu. Adanya orang-orang berprestasi yang  dapat menciptakan hal baru dan lebih inovatif, membuat kesadaran orang lain tentang kualitas individu semakin meningkat, mereka berkeinginan untuk bisa setara dengan orang yang berprestasi.
  5. Transportasi semakin banyak dan mudah dijumpai, sekarang kita tidak harus berjalan ratusan meter demi mendapatkan sebuah transportasi, melainkan kita tinggal memesan lewat smart phone kita.

Itulah sedikit contoh mengenai dampak positif dari globalisasi.

Dampak Negatif

Segala sesuatu pasti tercipta dengan berpasang-pasangan, seperti laki-laki dengan perempuan, kanan dan kiri, air dan api, serta masih banyak lagi. Begitu pula dengan globalisasi, setelah saya sebelumnya menyebutkan dampak positif dari globalisasi, sekarang saya akan menyebutkan pasangannya yaitu (dampak negatif) dari globalisasi.

  1. Perasaan solidaritas antar sesama menjadi pudar, bahkan perlahan menghilang, karena seseorang terpacu untuk lebih unggul dari teman yang lainnya.
  2. Hilangnya rasa kepedulian terhadap sesama, adapun rasa kepedulian akan muncul jika ada tujuan tertentu yang akan dicapainya atau (bukan tulus dari hati).
  3. Tidak ada lagi sifat setiakawanan antar teman, loyalitas kini dengan mudah dapat dibeli menggunakan harga, seberapa besar kita membayar, makan sebesar itulah loyalitas yang akan kita dapat (uang menjadi sebuah barometer)
  4. Semakin jarangnya kegiatan kebersamaan, seperti kerja bakti bersama. Serta sikap tradisional yang dahulunya kental sekarang perlahan menghilang.
  5. Banyak masyarakat mulai hidup dengan sifat konsumtif, sehingga sikap reduce, reduce, recycle akan menghilang.
  6. Banyak informasi yang tersebar tanpa memperhatikan hal benar dan salahnya, Ataupun banyak sekali kabar burung yang belum tau asal-usulnya.
  7. Hilangnya kreatifitas masyarakat. Saat ini banyak dari kita menginginkan segala sesuatu dengan yang serba instan, karena kita lebih memilih yang lebih praktis tanpa mengetahui suatu proses. Dari sinilah kemudian membuat otak kita malas untuk digunakan berpikir dan membuat sebuah kreatifitas.
  8. Dunia perekonomian cenderung berada pada kendali perusahaan luar negeri.

Dampak Lain :

  1. Nilai-nilai budaya lokal mulai menghilang perlahan namun pasti, dan digantikan oleh budaya kebarat-baratan.
  2. Sulit bersaingnya perusahaan-perusahaan lokal dengan perusahaan asing, karena teknologi yang mereka gunakan berada pada level di atas perusahaan lokal. Sehingga membuat perusahaan lokal sulit sekali mengembangkan bidangnya.
  3. Banyak orang memiliki sikap yang buruk, karena masuknya etika-etika barat yang tidak bisa disaring oleh diri sendiri.
  4. Petani banyak beralih profesi, karena harga panen yang rendah membuat para petani sering menderita kerugian.
  5. Bermunculannya gedung-gedung pencakar langit, perhotelan yang dibangun begitu tinggi karena minimnya lahan pembangunan.
  6. Lahan pertanian mulai menyempit, karena sekarang banyak lahan pertanian yang dijadikan sebagai pemukiman baru, serta  perusahaan-perusahaan, seperti pabrik tekstil, pabrik plastik,
  7. Hilangnya pola hidup agamis/ pola hidup yang memikirkan kehidupan selanjutnya, yaitu akhirat. Kini kehidupan berganti menjadi kehidupan yang hedonism.

Kehidupan hedonisme adalah kehidupan yang menimbulkan kebutuhan duniawi (dunia akhirat).

Demikian sedikit pengetahuan yang dapat saya sajikan, silahkan beri kesan anda untuk website

ini dengan cara comment dan share artikel ini sosial media.

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *